Jumat, 10 Juli 2009

PERSONIL SIX SE




nah... ni dia personil sixSE cakep2 donk!!!!!!! apalagi yang namax dede... wah udah deh.... hehehe...


maf... buat ifa ma upi g da foto sendiri... salx mereka g narsis kayak yang lainnya....

08 September 2008 itu..........

kutulis ini dengan hati....
saat jarum pertama bergerak lambat, kulangkahkan kakiku menuju tempat yg akan mengubah hidupku di masa yg akan datang. aku melangkah mengikuti setiap balok keramik di bawahku. hari itu gedung keangkuhan itu begitu dingin. entah karena tak begitu banyak orang disana atau karena gedung itu belum mampu menerimaku. aku sendiri tak tau. Aku hanya berusaha untuk terus berjalan mencari ruang yg tengah menjadi tempat orang berkumpul. kubaca setiap huruf dan angka di lantai itu, hingga aku menemukan sebuah tulisan dengan huruf besar. Mungkin sang penulis takut tulisan itu tak mampu terlihat oleh orang lain. kulihat tulisan itu lebih dekat. "KANTOR JURUSAN". Y... Itulah ruang kecil yang aku cari dibalik gedung keangkuhan ini.
kulihat sekitarku... begitu banyak orang dengan suara yang berbeda dan pembicaraan yang berbeda pula. kulihat apa yang mereka lihat. disana tertulis jadwal kuliah dengan Times New Roman font 12. Aku berusaha untuk mengingat jadwal kuliahku di jurusan fisika. Tapi itu tak lama, karena sebelum semua tulisan itu masuk ke dalam otakku, seseorang dengan akrabnya menepuk pundakku.
"hey... fisika y??". Awal ucapnya.
"Eh, Y... fisika juga?".
"yups, mulia...".
"dede".
tak lama setelah itu aku bertemu dengan anak fisika lainnya dan kita terkepung oleh obrolan yang tak ada habisnya. hari itu kami memang tak ada jadwal. Jadi kami hanya bisa ngobrol tanpa tujuan. Setelah menjelajah berbagai topik, obrolanpun ditutup oleh sebagian orang yang hendak pulang. tinggallah kita yang bingung harus berbuat apa. aku, wilda, ifa, mel, ema, upi, lulu, bunyanah dan entah siapa lagi. (maklum, aku orang yang pelupa).
kami mengaduk berbagai topik pembicaraan agar tak bertemu kebosanan. Tapi, bosan terlalu dekat menghampiri dan kami tak mampu melawannya. akhirnya sebagian dari kami pulang dan terlintaslah dalam pikiranku untuk mencari tempat baru.
Aku, mela dan ema pergi ke beberapa tempat ramai di jakarta. y... itung2 ta'aruf sama kota metropolitan. kami bertiga adalah orang luar yang sama-sama belum tau setiap lekuk kota jakarta. untuk beberapa saat kami tersesat dan akhirnya pulang dengan sia-sia. (hehe... dasar modal nekad)
itulah pertemuan pertamaku dengan anak fisika. selain wilda tentunya... karena aku sudah mengenal wilda sejak propesa.
Ah... lucu rasanya kalo ingat itu semua....
teman... jika pertemuan kita terhitung cepat, kuharap perpisahan kita tak datang cepat.
anggap saja pertemuan kita sangat lambat, sehingga perpisahan itupun akan datang sangat lambat...
love u all my friend................